Serba-serbi CAT dan Penjadwalan Test

Ada yang menarik dalam pelaksanaan pengadaan CPNS Kab. Pamekasan Tahun ini yaitu ujian berbasis CAT (computer assisted test). mungkin bagi sebagian peserta sudah tahu mengenai CAT ini karena memang secara umum di internet sudah beredar mengenai informasi tentangnya. Namun bagi sebagian orang hal ini adalah baru, sehingga perlu adanya perkenalan seperti apa sih wajahnya CAT laugh. Sekedar info tambahan bahwa Jumlah soal-soal CAT yang ditanam dalam server CAT berjumlah Ratusan Ribu atau bahkan Jutaan yang secara sistem peserta akan mendapatkan 100 soal yang DIACAK per orangnya, bahkan bukan hanya soal yang diacak jawaban pilihan ganda pun diacak. 

Berikut video yang mungkin bisa anda jadikan literatur dalam persiapan menghadapi CAT ini nanti ketika ujian.

Tapi tahukah anda bahwa dengan adanya CAT ini akan berdampak kepada jadwal ujian menjadi lama?

Mengapa bisa begitu? mungkin pertanyaan ini yang ada dipikiran pembaca atau peserta test. maka saya jelaskan disini bahwa jika dibandingkan dengan dulu yang menggunakan LJK yang ujiannya bisa selesai dalam satu hari saja, dan bahkan serentak se propinsi JATIM bahkan mungkin se Indonesia. Karena pelaksanaan tes LJK itu menggunakan pengawas orang-orang lokal saja (Contoh : Orang Pemda dan Kepolisian), dan tempat ujiannya disebar dibeberapa gedung sekolah setempat yang jumlah ruangannya tergantung dari jumlah peserta yg ada. Maka ujiannya pun akan selesai dalam hitungan jam saja pada hari pelaksanaannya.

Bagaimana dengan sistem CAT?

Segi Pelaksanaan :

Dengan CAT waktu tuntasnya ujian menjadi lebih lama. karena perumusannya JUMLAH PESERTA : (JUMLAH KOMPUTER X SESI) = LAMA HARI PELAKASANAAN (contoh : 1000 : (50 x 5)) =4 hari. Maka seperti contoh pelaksanaan ujian CAT tuntas dalam 4 hari. Sesi itu kita artikan berapa kali kita melaksanakan CAT dalam sehari.

Segi Pengawasan :

CAT secara aturan main menggunakan pengawas dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional II Surabaya untuk menjamin keamanan dan kerahasiaan yang berjumlah sekitar 6 orang perkabupaten yang bertugas mengawasi diruang ujian dan menjaga SISTEM CAT (Komputer dan Server) berjalan dengan baik tiap sesinya dan tiap harinya. dikarenakan jumlah pegawai BKN terbatas maka berdampak pada pelaksanaan ujian yang tidak serentak alias tiap-tiap kabupaten/kota mengantrikan diri menunggu giliran kapan Kab./Kota tersebut melaksanakan ujiannya.

Berita Terkait

Belum Ada Komentar

Isi Komentar