Surat Palsu Pengangkatan CPNS Muncul Kembali

Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali menerima konfirmasi surat perihal pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Surat tersebut menjelaskan perihal pengangkatan calon pegawai pada Kementerian Pertahanan Hukum dan HAM, dalam hal ini menetapkan Achmad Fadillah sebagai calon pegawai pada Rutan Klas A Surakarta. Wujud penampakan surat palsu pengangkatan CPNS tersebut seperti gambar di bawah ini.

Terkait surat tersebut, Kepala Bagian Hubungan Media dan Pengaduan Masyarakat, Yudhantoro Bayu W di Kantor Pusat BKN Jakarta pada Senin (19/2/2018) menyampaikan bahwa surat pengangkatan CPNS tersebut palsu. Bayu menemukan banyak kejanggalan dalam surat tersebut. Dari nama institusinya saja menurut Bayu, sudah janggal. “Saat ini tidak ada Kementerian Pertahanan Hukum dan HAM dalam Pemerintahan”. Hal lain yang janggal menurut Bayu adalah perihal adanya persetujuan KUP. “KUP kan sudah berubah menjadi BKN, jadi tidak mungkin lagi KUP menerbitkan persetujuan” imbuh Bayu. Tak hanya itu, kata Bayu, dari segi nama pejabat dari BKN yang dicatut juga janggal, mengingat Kepala BKN saat ini bukan Soekamto.

Lebih lanjut Bayu mengatakan surat-surat palsu serupa yang terkait pengangkatan dan permasalahan CPNS sering bermunculan. Oleh sebab itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan cermat dalam menyikapinya. “Oknum yang tidak bertanggung jawab senantiasa berkeliaran dan tidak pernah berhenti berusaha mencari keuntungan. Mohon masyarakat cek dan ricek kebenaran informasi sebelum mempercayai dan menuruti ketentuan yang diminta dalam informasi tersebut, karena belum tentu benar.  Kami pun tidak akan pernah lelah mengedukasi masyarakat agar kasus penipuan yang terjadi dalam bidang kepegawaian tidak terulang kembali ,” pungkas Bayu

Berita Terkait

Belum Ada Komentar

Isi Komentar